Showing posts with label Allah. Show all posts
Showing posts with label Allah. Show all posts

Tuesday, February 14, 2012

Bukan Pewaris Iman




Subuh ini sunyi dan sepi sekali
usai solat bermuhasabah diri
mengenang dosa mengenang khilaf
sungguh aku ini hamba yang mudah alpa
sedikit nikmat di beri aku terus lupa

didikkan agama di beri mak dan ayah
berharap aku jadi menusia berguna
solat jangan tinggal,solat jangan tinggal
berkali mak dan ayah mengingatkan
kala berjauh dengan mereka

tidak ada yang kurang pada didikkan agama
tetapi hati lemah terlalu mudah mengalah
bukan salah mak dan ayah yang mendidik
tetapi diri sendiri yang gagal mendidik hati
sedangkan sedar iman itu pelindung diri


Iman tak dapat diwarisi
Dari seorang ayah yang bertaqwa

Ia tak dapat dijual-beli

Ia tiada di tepian pantai

Walau apapun caranya jua

Engkau mendaki gunung yang tinggi

Engkau berentas lautan api

Namun tak dapat jua dimiliki

Jika tidak kembali pada Allah

Jika tidak kembali pada Allah
...


tiap kali mendengar bait ini
hati tersentuh pedih dan sakit
aku menangis kenangkan dosa yang terkumpul
entah bila diri ini akan benar-benar suci
dari noda dan dosa

sering kali aku terdengar dari bilik
suara mak dan ayah berlagu sayu
dengan ayat suci Al-quran
tetapi apa yang jadi pada aku
hanya sekadar dengar dan memandang sepi

Tuhan...
jangan jauhkan aku dari naungmu
jangan tinggalkan aku sendiri
sungguh aku ingin kembali padamu
terus memeluk erat dan mencintaimu...







sungguh aku takut pada kegelapan
sungguh aku takut jika ditinggalkan
dan aku sedar,proses penyucian dosa
itu
bukan sesuatu yang mudah

dan Tuhan uji aku untuk
melihat
tahap keikhlasan hati ini...



Tuesday, August 30, 2011

Kosong



Dan bila ramadhan pun berakhir terasa ada kesayuan takala mendengar takbir di laungkan.namun ramadhan kali ini aku kira ramadhan paling teruk buat aku.hati dan jiwa terasa kosong semua bagaikan tiada maknanya buat aku.bulan penuh keberkatan tapi aku hanya terusan memikul dosa yang tak terampun.ramadhan yang tiada jiwa banyak hal yang aku abaikan karena kealpaan aku sendiri.mungkin aku terlalu banyak berdosa hinggakan Tuhan sendiri jemu mahu mengampunkan.

Aku takut kiranya Tuhan itu semakin menjauh dari aku,setiap satu dosa yang aku lakukan akan meninggalkan 1 noda di hati.jika noda-noda kotor itu sudah memenuhi ruang hati aku bagaimana? akan terdapatkah seinci lorong buat cahaya mamasuki hati yang gelap ini? semakin hari aku semakin gusar memikirkan tentang diri sendiri.banyak hal yang berlaku sepanjang 2tahun ini.sesuatu yang tak pernah di jangkakan oleh aku sendiri.sungguh aku khilaf namun seberapa kuat hati mampu melawan?

Tiap kali juga hati tetap merasa resah dan tidak tenang,sedar akan kesilapan sendiri.ada waktunya insaf itu ada walau sedikit tapi tidak cukup untuk di jadikan perisai melawan nafsu yang senantiasa mahu menjajah hati dan fikiran yang lemah ini.berkali aku mengingatkan diri agar terus kuat untuk melawan tapi seberapa lama aku mampu terus bertahan? sungguh aku takut akan Tuhan ku pencipta ku.....







Ya Allah Ya Rabbi.....
ku mohon padamu sucikan hati ku
sucikan fikiran ku dan kau berilah
ketenangan jiwa buat ku
ameen......

Thursday, August 11, 2011

Pertempuran Jiwa






Rasa apa ini
berdenyut bagaikan bernyawa
berdetak seakan bersuara

rasa apa ini
paling dalam tapi sakit
paling jauh tapi pedih
ada bisa di sana

saat sendiri begini
hati mudah terguris
saat sepi begini
hati mudah tersentuh

bisa di pujuk
hati yang rawan
kala luka yang lalu
berdarah semula
sungguh bukan ini mahunya
bukan ini impinya
tapi itulah yang di terima
di setiap langkah perjalanannya

duhai hati tabahlah
duhai hati kuatlah
anggap ini permulaan
anggap ini pengenalan
bisa saja yang bakal mendatang
akan lebih hebat
daripada apa yang kau lihat
sekarang

persiapkan diri mu
persiapkan kelengkapan mu
supaya nanti kau bisa berdiri megah
untuk satu kemenangan.






Ya ALLAH.....
kuatkanlah hati ku,tabahkanlah jiwaku
untuk menerima ujian yang seterusnya

daripadaMU.